
Memuat
Memuat halaman…
Katalog besar — pertama kali bisa beberapa detik
Memuat
Memuat halaman…
Katalog besar — pertama kali bisa beberapa detik
Memuat katalog produk…
Memuat detail produk…
SKU:
Harga dikonfirmasi via WhatsApp — mengikuti program toko/kasir.
Toko lama terpisah (solusirumahshop.com) ↗Pesan / tanya stok
Butuh daftar belanja? Minta penawaran → · Cari produk lain → · FAQ & jam →
Katalog tanpa harga publik — tanya stok via WhatsApp, atau minta penawaran untuk daftar belanja.
<p> BATU KALI CAMPURAN SEMEN DAN PASIR 5:1 SEMEN 5SAK PASIR 1SAK TEMBOK PENAHAN TANAH (TPT) I. Pengertian TPT adalah suatu bangunan yang berfungsi untuk menstabilkan kondisi tanah tertentu pada umumnya dipasang pada daerah tebing yang labil. Jenis konstruksi antara lain pasangan batu dengan mortar, pasangan batu kosong, beton, kayu dan sebaginya. II. Fungsi dan Jenis Konstruksi Penahan Tanah Fungsi utama dari konstruksi penahan tanah adalah menahan tanah yang berada dibelakangnya dari bahaya longsor akibat : 1. Benda-benda yang ada atas tanah (perkerasan & konstruksi jalan, jembatan, kendaraan, dll) 2. Berat tanah 3. Berat air (tanah) Atau dengan kata lain merupakan pasangan batu yang dilekatkan dengan campuran semen, pasir dan air untuk melindungi tebing dari keruntuhan tanahnya. Fungsi khusus yang dapat diberikan oleh pasangan batu adalah : 1. Pemanfaatan ruang dari suatu pembangunan jenis sarana dan prasarana lain 2. Pemeliharaan, penunjang umur dan bagian dari jenis sarana dan prasarana lain, misalnya : a. Dinding saluran irigasi b. Prasarana tepi jalan kondisi khusus c. Dan lain-lain 3. Perlindungan tebing Jenis tembok penahan tanah : 1. Batu kali murni & batu kali dengan tulangan (gravity & semi gravity) 2. Tembok yang dibuat dari bahan kayu** (talud kayu) 3. Tembok yang dibuat dari bahan beton (talud beton) III. Kriteria Perencanaan Penahan Tanah 1. Merupakan usulan dari masyarakat yang bersifat swadaya berupa dukungan kemauan dan kemampuan dalam bentuk partisipasi baik pelaksanaan maupun pemeliharaan dan peningkatan. 2. Sedapat mengkin memanfaatkan potensi sumber daya yang ada. 3. Konstruksi sederhana dan dapat dikerjakan oleh masyarakat. 4. Lokasi yang dipilih tepat dan memiliki manfaat yang besar baik sebagai sarana dan prasarana penunjang atau pencegah bahaya longsor, banjir atau erosi. 5. Untuk alasan kemudahan pelaksanaan pembangunan dan efisiensi waktu dan biaya pelaksanaan terhadap kemampuan pekerjaan pada kondisi normal, tinggi maksimal untuk prasarana penahan tanah 4,00 meter 6. Kedalaman minimum prasarana tembok penahan dapat disesuaikan sampai memenuhi kestabilan konstruksi penahan tanah. 7. Ukuran bagian lain dari prasarana tembok penahan memenuhi persyaratan teknis dan memiliki persyaratan keamanan yang memadai. 8. Prasasrana tembok penahan tanah untuk sarana dan prasarana irigasi atau tanggul sedapat mungkin bersifat kedap air selain dari persyaratan teknis dan persyaratan keamanan yang memadai. IV. Data-Data Kebutuhan dalam Desain Tembok Penahan Tanah Pembuatan desain penahan tanah bisanya membutuhkan data-data : 1. Potensi sarana dan prasarana yang sudah ada dan potensi sumber daya alamnya. 2. Tanah letak rencana /bentuk lokasi, - Jenis tanah - Kedalaman tanah keras - Lapisan air tanah 3. Data kondisi lokasi, lingkungan, dan peruntukan konstruksi - sebagai saluran irigasiàSungai - sebagai pengaman tepi jalanàJalan - keamanan sarana dan prasarana (jalan, pemukiman, dll) yang ada diatas atau di bawahnya, pencegah gerusanàPerlindungan tebing - pencegah banjir, luapan air.àTanggul <b>PEMASANGAN PONDASI BATU KALI</b> 1. Memberi petunjuk kepada mahasiswa supaya mengetahui carapemasangan<b>pondasi batu kali</b><b> </b>pada pekerjaan suatu proyek dan mampu mengarahkan kepada mahasiswa untuk <b>pemasangan pondasi batu</b> kali yang benar. 2. Memberi petunjuk kepada mahasiswa bahan-bahan dan alat-alat yang digunakan dalam proses <b>pemasangan pondasi batu kali</b><b> </b>dan mampu menganalisa alat dan bahan tersebut sesuai dengan fungsinya. 3. Memberi petunjuk kepada mahasiswa tentang perbandingan bahan  campuran pasir dan semen yang benar. Tujuan Khusus : 1. Mahasiswa dapat membuat pasangan batu kali dengan benar. 2. Mahasiswa dapat menggunakan bahan dan alat yang tersedia sesuai dengan fungsinya. 3. Mahasiswa dapat membuat perbandingan campuran bahan dengan benar. B. BAHAN    1. Pasir          : sebagai bahan utama dalam pembuatan campuran.    2. Semen     : sebagai bahan perekat pada pembuatan campuran.    3. Air        : sebagai bahan pengikat hindrolis semen dan pasir.    4. Batu kali    : sebagai bahan dasar untuk pemasangan batu kali. C. ALAT 1.   Gerobak           : digunakan sebagai alat pengangkut bahan-bahan. 2.   Sekrop             : digunakan sebagai alat pengambil semen dan pasir. 3.   Ayakan             : digunakan sebagai alat untuk mengayak pasir. 4.   Cetok              : digunakan sebagai alat untuk membantu mengaya pasir. 5.   Pengaduk molen   : digunakan sebagai alat untuk mengaduk campur semen dan pasir. 6.   Bowplank             : digunakan sebagai alat untuk menentukan muka tanah. 7.   Benang           : sebagai alat untuk pelurus kadataran sederhana. 8.   Timba                 : sebagai tempat adonan. D.   KESELAMATAN KERJA 1.   Pakai pakaian dan atribut agar aman dalam melakukan pekerjaan. 2.   Gunakan helm proyek (safety helm). 3.   Hindari Bergurau dalam bekerja. 4.   Hindari pemakaian alat yang tidak sesuai dengan kegunaannya. E.   LANGKAH KERJA <b>PEMASANGAN PONDASI BATU KALI</b> 1.   Ukur tanah yang akan di pasang pondasi, kemudian pasanglah bowplang untuk menggetahui ketinggian muka tanah setelah itu pasang benang agar pondasi bisa tegak dan lurus. 2.   Gali tanah yang akan di buat pondasi dengan kedalaman sekitar setengah meter karena pondasi tersebut dibuat untuk pagar tembok yang mempunyai ketinggian 3 meter saja. 3.   Landasan tanah tersebut diberi anstamping dengan ketinggian sekitar 20cm, dengan posisi batu tegak. 4.   Pasir dan semen di campur dengan menggunakan perbandingan 1:5 kemudian campur dengan air secukupnya sebagai pengikat dengan menggunakan alat pengaduk molen. 5.   Susun batu kali tersebut diatas anstamping setinggi 80cm. 6.   Setelah semuanya tercampur dengan baik tuangkan campuran tersebut ke dalam batu kali yang tersusun tadi sambil di padatkan dengan menggunakan tongkat besi agar campuran tersebut memadati lobang-lobang yang berada di podasi batu kali tersebut. 7.   Setelah itu tunggu pasangan batu kali tersebut hingga mengeras dan siap untuk di beri beban di atasnya. F.   KELEMAHAN DARI BAHAN BANGUNAN DAN PENGECEKAN <b>PEMASANGAN PONDASI BATU KALI.</b> Kelemahan dari bahan bangunan yang di gunakan untuk pemasangan pondasi batu kali menurut teori dan pendapat saya tidak ada kelemahan di dalam penggunaan bahan bangunan di karenakan semua bahan bangunan yang di gunakan di proyek semuanya sama dengan teori yang ada di dalam perkuliahan. Pengecekan yang saya lakukan secara fisik yaitu dengan cara sedikit menggoyang-ngoyangkan pondasi untuk mengetahui kokoh atau tidaknya pasangan pondasi batu kali tersebut G.   KESIMPULAN DARI HASIL PENGAMATAN Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil pengamatan yaitu semua bahan banguanan yang di gunakan untuk memasang pondasi batu kali semuanya sama dengan teori, tetapi yang membedakan yaitu perbandingan campuran yang digunakan tidak sama dengan teori. Dengan perbedaan campuran yang di gunakan untuk pasangan tersebut secara kekuatan fisik tidak jauh beda dengan pasangan pondasi batu kali yang menggunakan campuran secara teori.</p>
Kategori terkait
Lihat produk sejenis di kategori Pipa, Keran & Sanitasi.
Buka Pipa, Keran & Sanitasi →Item lain di kategori Pipa, Keran & Sanitasi